“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian.”
- Pramoedya Ananta Toer
I am Amarizni M. | called Amar or Desni | Born on October 1991 in Bandung, Indonesia | Biology Student at University of Gadjah Mada, Yogyakarta | Interested in Soil Arthropod, Marine and Terrestrial Ecology, Environmental issue | wanna be Environmentalist who care in empowering and developing sustainable society | love travel, orange, thinking, raising ideas, philosophy, social activity, art, music, discussion, dreams and make it real for better world and The Faith | cheerful, friendly, independent, sometime humorous, determined, sensitive, serious.
Feel free to contact me at:
amar_yaa@yahoo.co.id or
nengamar@gmail.com
This monday is the first day in third week of my sixth semester studying in biology faculty University Gadjah Mada.
Ok. I just want to tell that now. Next, i’ll tell my story more. ;)
Hey liburan, kamu kemana sih? Kok ga mau aku sapa.
Seriusan aku lagi pusing banget saat ini dengan mengurusi hal-hal di perkampusan. Hmm, pasti ada yang nanya: “Kenapa ga diurusin dari dulu?”, “Baru sekarang sih ngurusnya..”
Hello.. aku sebenernya saat ingin cepat mengurusi semuanya, tapi ada yang lebih penting yang harus aku selesaikan saat dahulu itu sehingga aku harus ngurusin sekaragn dimana orang-orang udah liburaan. Hmm, ternyata temen-temen sefakultasku cukup banyak yang belum. Tapi tetep aja tekanan bathin selalu ada di setiap orang apalagi ngeliat angkatan bawah yang masih bisa liburan.
Aku?? Belum bisa liburan. Padahal ada anak fakultas lain sebut saja sejarah dan ilmu komunikasi bersama temen2 lainnya mengajakku ke Gua Pindul dan disana mereka disana melakukan Caving Saudara-saudara sekalian. #tepuktangan!!
Aku pengeeeeeeeeen bangeet ikut atuhlah!! Tapi apadaya, wadek dan dekan menantiku akan revisi Laporan Kegiatan dan Laporan Seminarku.
Untuk saat ini, aku hanya bisa saabaarr dan melakukan semua pekerjaan itu dengan melangkah setapak demi setapak. Bismillah..
Sabar ya amar sayaang.Keep moving on!
Semoga aku cepet ketemu liburaan.
Salam ceriaa! :D
Hhaha.. entahlah. Perasaanku tidak peka selama aku satu semester menjalani kuliah yang tawar banget dan ngebuat efek yang cukup jelek bagi semua produktifitas dan manajerialku. ah tidak, aku selalu merasa selama satu semester kemarin aku jalani dengan cukup tidak aku sukai, terkesan “silakan untuk lewat begitu saja”. Tenagaku rasanya habis saat ku pakai selama 2 semester “gila” berturut-turut yg sebelumnya dijalani.
Tapi ternyata, another soul tell me that my softly soul can’t change. Seperti guru kimia SMA ku pernah bilang: “ah kmu mah udah ikut Paskibra, kalo tentang hati kamu tetep aja ga bisa dirubah, halus banget.” Hhaha. Aku ga tau klo itu, aku terlalu ngalah sama perasaan sendiri dan gak mau ngebiarin untuk cuek sama perasaan aku. Gak berani. Aku gak suka saat menurutku hatiku dikoyak. Itu sakit. Dan parahnya tingkat kekebalanku rendah akan hal itu.
Saat semua aku pikir akan baik2 saja tapi tidak begitu orang menanggapinya dan akupun gak tau apa yang terjadi. Well, I am just feel whole hearted to everypeople. Whatever. that’s it.enough.
Thanks. :|
Aku cinta banget urusan diskusi, aku dapat mendengar apa yang aku belum tau dan meyakinkan apa yg sudah aku yakini itu benar atau salah. Walau seharian aku dikos, tapi interaksi sosial ku hari ini terbayar saat aku harus nitip uang sama temenku dan aku ketemu kakak angkatan yang ngembaliin bukuku yang sudah hampir 2 tahun dipinjamnya.
Aku senang aku bisa belajar kalau ternyata aku berada diantara orang-orang yang mempunyai sifat yang berbeda. Saat seseorang suka bercanda, tapi sebenarnya dia punya sisi yang berbeda untuk menceritakan hal serius. Saat ada kakak yang sudah berbisnis, aku jadi mengerti perasaan orang itu kalau dia sangat menikmatinya dengan segala resiko dan kehilangan waktunya untuk bermain.
Aku salut sama orang-orang yang kutemui hari ini. Mereka semua berbeda. Dan aku jadi mengerti bagaimana sifat mereka dan bagaimana aku bisa mengambil pelajaran dari mereka semua.
Karena hal yang terpenting adalah sejauh mana aku bisa mengambil hikmah dari apa yang terjadi untuk bisa lebih dekat dan cinta sama Allah. :)